Popular Posts in last 30 days
-
-
-
Do u know the miracles of zamzam Water from HOLY MAKKAH?? ZamZam water level is around 10.6 feet below the surface. It is the miracle of Al...
-
5 Reasons Why God Uses Problems T he problems you face will either defeat you or develop you - depending on how you respond to them...
-
Hidup manusia tidak ada yang sama, karena tiap2 manusia memiliki ujian hidupnya sendiri, dan tidak bisa dilewati ujiannya dengan mencontoh c...
-
10 Unsur 'Bahagia Tanpa Syarat' APAKAH 'BAHAGIA TANPA SYARAT' ITU ? Kita hidup di masyarakat yang menyebarkan mitos "Sa...
Al-Quran Adalah Wahyu dan Petunjuk Bagi Semua Umat Manusia.
Secuil Renungan Ummi: Islam, Rahmatan lil Alamin

Ketika saya memutuskan untuk memeluk Islam 32 tahun silam, pilihan itu telah mengantarkan saya pada banyak resiko. Resiko pernikahan saya, resiko harus tak diterima lagi oleh orang tua dan saudara-saudara saya, belum lagi resiko teror yang saya terima.
Namun itu kembali lagi pada kemantapan hati yang telah Allah berikan kepada saya. Ya, Dia-lah Sang Maha Pembolak Balik Hati yang teramat agung kuasanya. Saya teringat dengan salah satu ayat Allah,
"Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk (dalam semua kebaikan dunia dan akhirat); dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka merekalah orang-orang yang merugi (dunia dan akhirat).” (QS al-A’raaf:178)
Inipun menjadi satu alasan saya untuk memantapkan diri, memeluk jalan lurus ini, Insya Allah hingga ajal menjemput nanti.
Selain itu, ada satu perkara yang membuat saya tertarik dengan Islam. Yakni, konsep Islam yang rahmatan lil 'alamin.
"Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam." (QS Al-Anbiyaa':107)
Konsep ini menarik bagi saya. Sebagai rahmat untuk semesta alam, Islam hadir untuk menaungi umat manusia dalam risalah yang dibawa nabi terakhir nan mulia, Rasulullah Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wasallam. Dengan menjadi rahmat bagi semesta alam, Islam tak hanya mengatur hubungan baik antarmanusia. Melainkan juga bagaimana kita mampu memperlakukan ciptaan Allah yang lain dengan baik. Sekali lagi, karena rahmat bagi semesta alam.
Namun sayangnya, banyak di antara ummat kita yang hari ini mengartikan "rahmatan lil alamin" dengan makna yang keliru. Akibatnya, banyak yang tersesat dalam liberalisme, sehingga menganggap seluruh agama sama. Padahal kalau seluruh agama sama, saya tak perlu berganti iman. Kalau seluruh agama sama, cara pikir mudahnya, hari ini ibadah di masjid, besok ke gereja, besoknya ke vihara, dan lainnya, pasti tidak masalah. Tapi nyatanya tak ada yang melakukan itu. Mengapa? Karena memang semua agama tidaklah sama.
Konsep ketuhanan antara Islam dengan agama saya terdahulu, juga jauh berbeda. Saya pernah menggugat soal trinitas kepada dosen saya di biara. Kalau Tuhan punya tiga pribadi, bagi saya saat itu, ketika dunia semakin maju, pribadi Tuhan harus ditambah menjadi empat. Dosen saya terperanjat dengan pernyataan saya. Konsep ini beda dengan Islam. Saya begitu terhenyak membaca surat dalam Al-Quran yang pertama kali saya kaji, yakni surat Al-Ikhlas. Allah adalah satu, tidak beranak, tidak diperanakkan, dan Allah-lah tempat bergantung segala sesuatu. Konsep ini tegas, tidak bertele-tele.
Maka sekali lagi, konsep rahmatan lil alamin jangan dipelencengkan sesuka hati dengan menghalalkan perayaan Natal bersama, dan lain sebagainya. Jangan berpartisipasi karena memandang 25 Desember sebagai kelahiran Nabi Isa, sebab sejatinya 25 Desember bukan kelahiran Nabi Isa.
Rahmat bagi semesta alam telah ditunjukkan dengan baik oleh Rasulullah semasa beliau di Madinah. Lewat piagam Madinah, beliau mengatur dengan baik hubungan antar Muslim dengan kaum Yahudi. Seluruh umat yang hidup dalam naungan Islam pun terjamin. Bahkan ketika masa kekhalifahan Turki Utsmani pun, Amerika yang saat itu mengalami kelaparan hebat akibat kalah dari Inggris, hidup sejahtera berkat bantuan kekhalifahan Islam.
Inilah konsep rahmatan lil alamin yang tepat. Jangan menjadikan konsep mulia ini sebagai penghalal pelanggaran aqidah. Boleh bermuamalah dengan kaum non-Muslim, namun tak perlu mengikuti hal-hal yang menyangkut akidahnya. Meski atas nama toleransi sekalipun. Toleransi yang dijaga Islam telah tepat: mempersilakan kaum beragama lain untuk beribadah sesuai keyakinannya, dan tidak memaksa mereka untuk mengikuti akidah kita.
"Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam), sesungguhnya telah jelas antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat. Barang siapa ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya dia telah berpegang (teguh) kepada buhul tali yang sangat kuat yang tidak akan putus. Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui." (QS Al-Baqarah: 256)
"Katakanlah: Hai orang-orang kafir. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah, Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku." (QS Al-Kafirun: 1-6)
Di akhir tulisan singkat ini, izinkan saya mengutip satu sabda Rasulullah agar kita harus senantiasa menjaga akidah yang lurus ini. Hingga malaikat Izra'il datang menjemput.
“Sungguh kalian akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta sampai jika orang-orang yang kalian ikuti itu masuk ke lubang dhob (yang sempit sekalipun, -pen), pasti kalian pun akan mengikutinya.” Kami (para sahabat) berkata, “Wahai Rasulullah, apakah yang diikuti itu adalah Yahudi dan Nashrani?” Beliau menjawab, “Lantas siapa lagi?” (HR. Muslim no. 2669).
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad 2: 50 dan Abu Daud no. 4031)
Irena Handono
source : http://kajianirenahandono.blogspot.co.id/2015/07/secuil-renungan-ummi-islam-rahmatan-lil.html
12 Orang Ini Didoakan Malaikat
Misteri Terbelahnya Bulan
Foto bagian Bulan ini diperoleh dari NASA pada tahun 1969 dari ketinggian 14 Km dari permukaan Bulan, menunjukkan bahwa keadaan celah itu memperlihatkan efek “Fusi” maka mereka pun menganggap penyebab efek tersebut disebebkan oleh cairan Lava yang keluar dari celah-celahnya lalu menutupi celah tersebut. Referensi gambar dan badan antariksa AS NASA: http://apod.nasa.gov/apod/image/0210/rille_apollo10_big.jpg
Misteri Black Hole dalam Al-Quran
Misteri Black Hole dalam Al-Quran
Black Hole ukuran sedang itu beratnya 10.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000 kilogram, atau 10 pangkat 31, dengan diameter 30 km saja. Ada banyak Black Hole di pusat galaksi kita dan galaksi-galaksi lain, dan satunya memiliki berat jutaan kali berat matahari. Diperkirakan jumlah black hole di alam raya ini jutaan bahkan ribuan juta.
source : https://www.islampos.com/misteri-balck-hole-dalam-al-quran-80328/
The Miracles of Zamzam Water
Do u know the miracles of zamzam Water from HOLY MAKKAH??
ZamZam water level is around 10.6 feet below the surface. It is the miracle of Allah that when Zam Zam was pumped continuously for more than 24 hours with
a pumping rate of 8,000 liters per second, water level dropped to almost 44 feet below the surface,
BUT WHEN THE PUMPING WAS STOPPED,
the level immediately elevated again to 13 feet after 11 minutes. 8,000 liters per second means that 8,000 x 60 = 480,000 liters per minute 480,000 liters per minutes means that 480,000 x 60 = 28.8 Million liters per hour And 28.8 Million liters per hour means that 28,800,000 x 24 = 691.2 Million liters per day
So they pumped 690 Millions liters of ZamZam in 24 hours, but it was re-supplied in 11 minutes only.
And not to forget this well is providing water from the time of Hazrat Ismaeel as till now.
There are 2 miracles here, the first that ZamZam was re-filled immediately, & the second is that Allah Holds the extra-ordinary y powerful Aquifer for not throwing
extra ZamZam out of the well.
It is the translation of the word ZamZam, which means Stop Stop!said by Hajirah RZ. Zimam is an Arabic word, it is the rope / REIN attached to bridle or noseband & it is used / pulled to stop the running animal.
Zamzam water has no color or smell, but it has a distinct taste. Water usually fills your thrust. But surprisingly, Zamzam fills your hunger as wel as your thrust. One can stay alive just by drinking zam zam water for as long as he can.
________________________
The results of the water samples tested by the European laboratories shows that Zamzam water contains
1. CALCIUM & MAGNESUIM:
The difference between Zamzam water and other water was in the quantity of calcium and magnesium salts. The content of these was slightly higher in Zamzam water. This may be why this water refreshes tired hajis.
2. FLUORIDE:
But more significantly, the water contains fluorides that have an effective germicidal action.
________________________
Masaru Emoto is a Japanese energy scholar, author and entrepreneur, best known for his claims that human consciousness has an effect on the molecular structure of water. Following is his research on zamzam water:
1. The quality / purity of Zamzam water has, will not be find any where else in the water on this earth.
2. He used the technology named NANO, and researched a lot on Zamzam water. And found out that if one drop of Zamzam water mix in 1000 drops of regular water, regular water will get the same quality like Zamzam water.
3. He also found that a mineral in one drop of Zamzam water has its own importance that will not be find any other water on this earth.
4. He also found in some tests that the quality or ingredients of Zamzam water can not be changed, why, science does not know the reason.
Even he re-cycled the Zamzam water, but no change it was still pure.
5. This scientist also found out that, the Muslims say BISMILLAH before eating/drinking. He says that after saying BISMILLAH on regular water, there are some strange changes happened in the quality of regular water. That make it best water.
6. He also found out that if some one recites the Quran on regular water, it gets the ability for the treatment of different diseases.
__________________
"If you are in doubt about it, then bring a book like it."[A challenge from the Lord of the Worlds]
LET OTHERS KNOW.
JazakALLAH
Source :
https://m.facebook.com/JayoGee?_ft_=top_level_post_id.10206007629207348






